JL. Pesantren Desa Kalimekar Kecamatan Gebang Kabupaten Cirebon 45190

Apa Itu GRC ?

 

Apa Itu GRC ?

Assalamu’alaikum…

Perkenalkan Kami dari CV. Putren Jaya GRC ingin Memperkenalkan Layanan Pemasangan, Pembuatan Kubahan, Krawangan dari GRC

 




                                                       Contoh: GRC Kubahan Krawangan 

GRC Krawangan Putren Desa Kalimekar Cirebon

(https://id.worldorgs.com/katalog/cirebon/jasa-konstruksi-dan-bangunan/grc-krawangan-putren)

 

SPESIFIKASI TEKNIKAL GRC

(GLASSFIBER REINFORCED CEMENT)

1. UMUM

GLASSFIBRE REINFORCED CEMENT (GRC) adalah material yang terdiri dari campuran/adukan semen

dan agregrat halus dan diperkuat dengan serat fiberglass alkali resistance.

Kadar kandungan semen dan agregat halus dalam adukan GRC adalah 1 : 1, sedangkan kandungan serat

fiberglass adalah 4 s/d 5% dari jumlah berat.

Semua bahan yang digunakan untuk GRC harus memenuhi persyaratan – persyaratan dari:

1. Brithist Standart – 476 (Non Combustible & Fire Resistance Material)

2. ISO R – 376 (Water Resistance)

3. Standart International lainnya yang berlaku untuk material ini.

GRC (GLASSFIBRE REINFORCED CEMENT) memiliki ketahanan

terhadap bahan kimia, tidak mengandung ASBES, tidak lapuk dan berkarat serta tidak membahayakan

terhadap kesehatan.

 

2. KEUNTUNGAN DARI GRC

1) Tahan terhadap cuaca, korosi, jamur, serangga karena mempunyai sifat yang sama dengan beton.

2) Didalamnya mengandung Glassfibre Alkali Resistance yang mempunyai sifat suhu luluh 860OC

sehingga GRC akan menjadi tahan api dan tidak mudah terbakar.

3) Kepekatan yang tinggi dengan rendahnya kemungkinan tingkat porositnya (berpori-pori).

4) Tipia, padat, dan ringan sehingga akan mengurangi beban struktur (berat 21kg/m2

dengan ketebalan

10mm)

5) Mudah pembentukannya karena menggunakan system cetakan sehingga memungkinkan control hasil

yang bagus sesuai dengan desain yang ada dan schedule bias terkendali.

6) Pemasangan yang mudah dan aman karena systemnya di desain dengan rapid an praktis.

7) Mengikuti segala desain, maksudnya semua bentuk desain dimana dengan beton atau material lainnya

tidak bisa dekerjakan, maka dengan GRC bisa dikerjakan dengan baik.

8) Keuletannya yang tinggi dan tahan retak sehingga akan menjadi kedap air.

9) Tahan terhadap benturan.

10) Perawatannya mudah dan tahan lama dalam penampilan.

3. PEMAKAIAN GRC

GLASSFIBRE REINFORCED CEMENT sudah luas dan berhasil penggunannya dalam industri kontruksi

seluruh dunia.

 

a. Bangunan

1.  Panel cladding untuk interior dan eksterior

2.  Langit – langit

3. Atap

4. Panel Akustik

5. Pekerjaan – pekerjaan Permanen.. dll

 

b. Sipil Engineering

1.  Pekerjaan dak jembatan

2. Pipa talang

3.  Saluran kanal

4.  Saluran air

5.  Komponen-komponen drainase dan lain-lain

 

c. Lain – lain

1.  Batu buatan dari GRC

2. Dekorasi langit-langit

3. Tangki penyimpanan

4. Bak mandi

5. Gardu / pos telepon umum

6. Ornament dan ukiran

7. Furniture jalan / taman / out door

8. Pagar / penghalang suara

9. Kios dan shelter

10.  Tangki gudang dan septic thank

11. Cetakan arsitektural

 

4. MATERIA

Bahan dasar yang digunakan pada GLASSFIBRE REINFORCED CEMENT:

a. Semen

Semen yang digunakan semen portland type 1 adalah yang diisyaratkan SII untuk beton atau PBI 1971 dan

biasa digunakan, semen portland type III juga pantas apabila variasi dalam penyemprotan semen slurry baik

dan dalam komposisi peralatan yang dipengaruhi oleh semen yang baik tercukupi. Sama dengan semua

beton, beberapa panel mengkehendaki pemakaian semen yang khusus. Warna pada panel GRC bervariasi

karena pemprosesan semen diluar pengawasan pimpinan pabrik. Untuk memperlihatkan pada struktur

penyelesaian, merk yang sama, jenis dan sumber pengadaan produk – produk GRC harus sempurna.

b. Pasir (agrgat halus)

Agregat halus digunakan pasir bersih, kering dank eras serta bergradasi 150 mikro sampai dengan 1,2mm

(100% dapat melewati ayakan ASTM 16 dan max 10% yang dapat melewati ayakan ASTM 100%)

Kandungan dalam pasir diisyaratkan:

Silica…………………………………………………………..> 96%

Larutan garam……………………………………………….< 1%

Lumpur organic………………………………………………< 0,5%

Kelembaban………………………………………………….< 2%

c. Glassfibre Alkali

Hanya Glasfibre alkali atau (Na 20 – Ca0 – Zr02 – Si02) resistance yang di rancang khusus untuk alkali

resistance dan dapat digunakan pada beton dengan cara tidak dilindungi “E” glass, berbentuk panjang

seperti tali yang mana pada waktu proses penyemprotan serat tersebut akan di potong-potong menjadi 18 –

36mm.

Sifat dan keuntungan serat fiber alkali yang digunakan pada produk kami sebagai berikut:

Kekuatan tarik elemen…………………………………… 3.500 MPa

Kekuatan tarik panjang…………………………………... 1.700 MPa

Modul elastisitas young………………………………….. 72.000 MPa

Berat jenis…………………………………………………. 2.68

Strain pada titik panas……………………………………. 2 H%

Peresapan air……………………………………………… < 0.1%

Suhu luluh………………………………………………….. 860o

Tahan api.

d. Air

1. Air yang digunakan harus bersih, tidak mengandung lumpur

2. Setara dengan air yang digunakan untuk adukan beton

3. Kandungan air dalam GRC lebih kecil dibandingkan dengan kandungan air dalam beton (lihat pada

penjelasan adukan).

e. Campuran

Standart komersial menggunakan pencampuran antara sedikit accelator dengan diperlambat, serta

pencampuran dari udara buatan dan acrylic thermoplastic copolymer yang dihamburkan untuk jenis GRC

yang lain dari biasanya perlu di import.

f. Pembelokan material

Baik dan kaarnya penyelesaian pada permukaan GRC, harus bersih, keras, dan tahan lama, kaku serta

bebas dari kuman yang dapat merugikan material. Batu alam, batu bata, keramik, atau teracota mungkin

digunakan sebagai permukaan material. Alat-alatnya sangat mudah dipertimbangkan dan mungkin

menggunakan air dari tingkatan karakteristik penambahan panas yang lebih besar atau kecil dari GRC.

 

g. Sisipan

Rencana mempertemukan sambungan baja ke dalam panel harus anti karat, demikian juga dengan lapisan

seng, plat cadmium atau baja stenlis. Penyisihan harus sesuai dengan bahannya dimana akan terjadi

kontrak terutama dengan memperhatikan serangan electromical. Standar api pada penyisipan panel harus

pada suhu yang tetap selama periode yang cukup.

h. System pemakuan rangka baja

Semua pemakan baja dan aksesoris harus di rangka dari baja yang sesuai dengan keperluan dan

spesifikasinya baja. Metode perlindungan karat seperti galvanis atau pengecatan adalah yang dianjurkan

untuk elindungi pemakuan baja dan aksesoris dari karat dan korosi.

i. Sambungan sealant dan pengisiannya

Hanya satu atau dua jenis sealant yang baik, seperti urethane, polyslfida, silicon, yang dianjurkan untuk

tahan terhadap air pada sambungan panel GRC.

Sealant akan tahan gerakan pada sambungan minimal 25% dari spesifikasi luas sambungan dimana

kapasitas gerakan terbesar mungkin diperlukan pada pemprosesan modul sealant yang rendah.

Biasanya sambungan adalah terpenting dan utama memerlukan ketelitian. Noda akan tertinggal pada

permukaan GRC apabila penyikatannya terlalu lama. Back up road dapat menekan busa polyurethane yang

tidak mengandung gas atau equal yang dianjurkan oleh pabrik sealant. Jika kedalaman pembuatan back up

road tidak cukup, dapat digunakan lapisan bon breaker.

j. Pengecatan

Pengecatan mungkin dapat digunakan pada panel GRC latex mansonry dan noda yang tahan terhadap air

pada methyl. Methacrylate merupakan dasar pertimbangan pemilihan warna.

Pengecatan yang bebas dari silane atau siloxane mungkin dapat digunakan untuk merupakan luar dan

belakang panel untuk menahan penyerapan air dan efflorescence.

 

5. SIFAT PHYSIC

Sifat dari GRC dipengaruhi factor seperti isi serat dan bagiannya, jenis ukuran dan cara pembutannya.

Karena itu peralatannya dapat di tinjau syarat – syarat rencana komponen yang khusus. Dua sifat dari GRC

adalah dapat disemprotkan pada seluruh fibre ada dua dimensi sementara dalam pencampuran berorientasi

pada fibre bersifat dimensif.

Periode pengetsan panel secara normal adalah 28 hari. Sifat – sifat tekanan dari suatu jenis susunan yang

di semprotkan digambarkan dalam tingkat yang berlawanan. Tanda – tanda fiber yang kuat adalah dengan merentangkan dan membengkokkan serta menekannya dengan kuat menghasilkan material yang kuat dan ulet.

 

 

GRC mampu untuk menahan muatan – muatan pada periode yang cukup lama. Dalam hubungannya

dengan bahan – bahan yang mengandung semen lain, komponen – komponen GRC menunjukkan suatu ciri

yang elastis di bawah muatan yang diikuti oleh”SLOW CREEP DEFORMATION”. Rambatan kecil dan

rambatan yang dapat menurunkan tekanan pada suatu waktu. Tidak ada tekanan perpecahan dalam 2 kali

pengetesan pada rencana kerja penekanan dalam jangka waktu 8 tahun lebih. Pada penekanan yang

normal, fatigue hidup lebih dari 10 juta tingkatan.

Suhu, air, uap, dan akustik di control melalui ukuran, komponen – komponen semen hidrolik da aggregate.

Kandungan kimia ada GRC pad luas yang sama untuk beton dan dampaknya sama, arus listrik pada

GRCsemen merupakan factor yang tidak terlalu dominan, karena GRC bermuatan dan campuran semennya

sangat tinggi, dari pada umumnya kandungan kimianya lebih besar di banding beton. Selanjutnya perbikan

dapat di peroleh dari pemakaian formula semen yang khusus, sehingga sulfat, super sulfat, dan semen

alumina serta alkali encer saat ini menjadi masalah pada GRC. Peralatan listrik pada GRC adalah sebagian

besar di tahan oleh banyaknya bahan air dan semen dalamkondisi yang lebih banyak dari pemakaian.

Dalam keadaan umum untuk lazimnya bahan semen, kandungan arus listrik pada GRC dapat bertambah

pada permukaan yang telah di cat dan dapat meresap seluruhnya.

 

GRC (GLASSFIBRE REINFORCED CEMENT)

Berat panel 8mm = 17,6kg/m2 (tanpa rip)

Berat panel 10mm = 20,2kg/m2 (tanpa rip)

ơ et = 6N/mm2 = 60kg/cm2

ơ tr = 3N/mm2 = 30kg/cm2

Benturan…………………………………………………15 – 30 Nmm/mm2

Tekan hancur ……………………………………60 – 100 Nmm/mm2 = 6 – 10kg/mm2

Modulus yaung…………………………………1,5 – 2 N/mm2 = 153 – 204kg/mm2

Lenturan, batas elastis………………………… 14 – 17 N/mm2 = 1,5 – 1, kg/mm2

Batas patah……………………………………35 – 45 N/mm2 = 3,5 – 4,6kg/mm2

Tarik batas elastis………………………………34 – 45 N/mm2 = 0,9 – 1kg/mm2

Batas putus………………………………………14 – 17 N/mm2 = 1,5 – 1,7kg/mm2

Geser pons………………………………………30 – 35 N/mm2 = 3 – 5kg/mm2

Note: 

1kg = 9,807 Newton

 1N = 0,102 kg

 BJ = 2,2 Ton/m2

 

6. FABRIKASI

Proses pembuatan GRC dengan cara spray bersama antara adukan semen, pasir, dan air, serat fiberglass

ke dalam modul (cetakan). Untuk bagian – bagian tertentu yang tidak dapat dilakukan dengan cara spray,

dapat digunakan system “hand mix” (cara adukan tangan) tetapi cara ini harus di buat sedemikian rupa,

sehingga menjadi homogen.

a. Mould (cetakan)

1.  Cetakan dibuat sesuai dengan gambar kerja yang telah disetujui

2.  Material cetakan dapat menggunakan GRC, kayu lapis, karet, atau metal

b. Adukan

1.  Adukan untuk GRC terdiri dari semen Portland, air, pasir, dan fiberglass serta bahan tambahan

yang kesemuanya telah memenuhi persyaratan.

1. Perbandingan antara semen dengan pasir 1 : 1

2. Water semen ratio 0,33

3. Adukan harus benar – benar merata

4. Kandungan fiberglass 4 – 5% dari total berat

5. Secara kontinyu dilakukan “slump tes”

 

c. Spray

1. Operator harus yang sudah terlatih

2. Spray lapisan pertama tidak menganding fiberglass, lapisan ini tebalnya tidak lebih dari 1,6mm

3. Spray gun dikalibrasikan agar mendapat proporsi campuran yang memenuhi persyaratan

4. Selama proses penyemprotan harus selalu di cek ketebalannya, kadar fibrenya sehingga di dapat

hasil seperti yang dikehendaki

 

d. Curing

1. Setelah selesai penyemprotan, panel secepatnya dilindungi/di tutup untuk menghindari

pengeringan yang terlalu cepat

2. Curing yang cepat degan temperature di atas 50oC tidak diijinkan

3.  Minimum 18 jam setelah penyemprotan, panel dapat dilepaskan dari cetakan (mould)

4. Pemasangan panel baru dapat dilaksanakan setelah panel berumur 7 hari

5. Selama masa curing suhu udara harus di jaga agar tetap lembab

 

e. Toleransi yang diijinkan

1. Terhadap panjang dan lebar

Kurang dari 3,00………………………….......± 3 mm

Setiap kelipatan……………………………….± 3 mm

1. Terhadap ketebalan

Ketebalan GRC………………………………..± 6,35 mm - 0 mm

Ketebalan permukaan ersitektural…………..± 3,00 mm - 0 mm

Jumlah………………………………………….± 9,35 mm - 0 mm

Ketebalan tekukan…………………………….± 12,7 mm - 0 mm

Atau sesuai dengan “(non load bering)” in BCSP – 297

 

7. PEMASANGAN

a. Selama pemasangan panel GRC harus dilindungi daribenturan yang dapat mengakibatkan keusakan

b. Apabila terjadi kerusakan panel harus segea diperbaiki, atau di ganti dengan panel baru

c. Kondisi di lapangan siap untuk dipasang rangka pendukung dengan pasangan bata yang plester / di aci

d. Agar mudah dalam pelaksanaan pemasangan sebaiknya scaffolding harus sudah di pasang terlebih

dahulu

e. Pekerjaan selanjutnya memberi tanda atau membuat marking elevasi vertical / horizontal line guna

memudahkan pemasangan rangka pendukung L 50.50

f. Rangka pendukung L 50.50 dipasang pada dinding bata / kolom dengan menggunakan dynabol 12”

g. Setelah semua rangka pendukung terpasang maka panel GRC dipasang sesuai dengan posisi

beradasarkan gambar yang sudah disetujui / approval. Pemasangan dilakukan dengan menggunakan

alat bant Chain blok / Takel

h. Panel GRC direkatkan pada rangka pendukung L 50.50 dengan system pengelasan antara angkur / plat

tanam yang ada pada panel dengan rangka yang terlebih dahulu sudah terpasang

i. Setelah panel GRC tersebut terpasang pekerjaan selanjutnya adalah perapian / finishing dan untuk join

antar panel

Terbaru Lebih lama

Related Posts

There is no other posts in this category.

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter